- izin bertanya, saya Anggi Pradila Purba dari kelompok 1
Apa saja kesalahan yang sering terjadi dalam proses Rekonsiliasi Bank?
JAWAB :
Kesalah yang sering terjadi dalam proses rekonsiliasi bank adalah..
- Transfer dari buyer yang tidak diketahui perusahaan
Pada rekening koran tercatat adanya penambahan saldo akibat pembayaran yang dilakukan buyer secara transfer tetapi pada catatan kas internal tidak ada pencatatan karena perusahaan tidak mengetahui adanya pembayaran yang dilakukan oleh buyer. - Bunga / jasa giro
Besaran bunga atas saldo rekening perusahaan selama bulan berjalan biasanya diketahui pada awal bulan berikutnya, yaitu pada saat perusahaan menerima rekening koran atas bulan yang telah lewat. Oleh karenanya akan terjadi perbedaan saldo cash in bank antara catatan bank dengan catatan perusahaan. Dalam pembukuannya perusahaan belum mencatat hasil interest income tersebut karena baru diketahui jumlahnya pada bulan berikutnya. - Biaya administrasi (ADM)
Biaya adm atau yang sering kita sebut biaya administrasi adalah biaya yang akan didebet oleh bank secara otomatis setiap bulan
Biasanya biaya administrasi tidak dicatat oleh pembukuan internal karena perusahaan tidak tahu kapan bank akan mendebet biaya administrasi dan berapa jumlah biayanya. - Tolakan kliring / cek kosong
Cek kosong biasanya terjadi karena tidak tersedianya dana dalam rekening, sehingga terjadi penolakan saat bank melakukan pendebetan atas cek yang sudah jatuh tempo. Ini disebabkan karena saldo tidak pernah bertambah (setor kemudian ditarik kembali).
Hal lain yang biasa terjadi ketika bank mengembalikan cek kepada penyetor karena alasan-alasan berikut :
Rekening penarik cek telah ditutup
Cek telah kehabisan waktu atau cek kadang hanya dapat diuangkan dalam jangka waktu tertentu, apabila selama jangka waktu tersebut tidak dicairkan maka cek menjadi tidak berlaku lagi.
Tanda tangan yang tercantum pada cek tidak sah Kesalahan dalam penulisan cek Pencatatan akuntansi untuk kasus jenis ini biasa disebut sebagai cek kosong. - Setoran dalam perjalanan
Hal ini terjadi karena pembukuan internal sudah mencatat adanya penyetoran dana ke bank. Namun, pembukuan bank belum mencatat karena penyetoran dilakukan pada sore hari sehingga pihak bank akan mencatat di kemudian harinya.
6.Cek yang berbeda.
Cek yang beredar biasanya terjadi apabila perusahaan melakukan pembayaran invoicekepada kreditur atau supplier dengan menggunakan cek, namun ternyata sampai dengan akhir bulan kreditur atau suppliertersebut belum juga mencairkan-nya ke bank. Karena itu, saldo cash in bank belum terdebet oleh bank yang terkait menurut rekening koran bank. Sedangkan, perusahaan sudah mengurangi saldo cash in bank dalam pembukuannya.
- izin bertanya kepada kelompok 5,saya Mega Silvia Sitorus ingin bertanya. apa manfaat melakukan rekonsiliasi bagi perusahaan?
terimakasih
JAWAB :
manfaat Rekonsiliasi bank sangat diperlukan bagi perusahaan karena untuk mengetahui hal berikut ini:
Perusahaan dapat mengetahui jumlah selisih dari saldo kas pada laporan bank yang berbeda dengan pembukuan perusahaan.
Untuk mengetahui penyebab-penyebab selisih saldo kas pada catatan bank dan perusahaan
- Izin Bertanyak, saya Oktaviani dari kelompok 8
Di dalam komponen Rekonsiliasi bank terdapat 3 komponen yaitu - Deposit In Transit
- Outstanding Cek
- Chek Kosong
Tolong Jelaskan dari 3 Komponen tersebut !!!
JAWAB :
- Deposit In Transit
Komponen yang pertama adalah Deposit in Transit. Makna dari komponen ini adalah uang tunai yang sudah diterima oleh perusahaan. Tetapi informasinya masih belum diterima oleh bank sehingga belum tercatat di sana.
Kalau ini terjadi tepat di akhir bulan, tentu tidak akan menjadi setoran untuk bank. Karena uang tersebut masih belum tercatat dan masih menjadi milik perusahaan. Nah dinamika inilah yang menjadi satu item yang tercatat dalam rekonsiliasi bank.
Logikanya adalah jika pihak bank menyetorkan uangnya tidak tepat di akhir bulan, maka pihak bank akan melakukan pencatatan yang juga terlambat. Karena tidak mungkin ada proses pencatatan jika tidak ada setoran yang masuk.
Bisa juga setoran sudah masuk tepat waktu, tetapi laporan dari perusahaan yang terlambat. Ini juga tidak akan tercatat oleh bank sehingga perlu dilakukan rekonsiliasi bank. - Outstanding Cek
Komponen rekonsiliasi bank yang kedua adalah Out standing Cek. Komponen ini disebut juga dengan cek beredar. Maksudnya adalah cek yang sudah dituliskan oleh perusahaan tetapi masih belum dicairkan.
Kalau ini tidak segera dilaporkan tentu pihak bank tidak akan mencatat laporannya. Sehingga wajar jika dilakukan rekonsiliasi bank terdapat perbedaan nominal antara catatan perusahaan dengan bank.
Jika pun sudah dicairkan seyogianya pun harus segera membuat laporan untuk bank. Sehingga terjadi update catatan kas terbaru terkait informasi-informasi keuangan perusahaan di bank tersebut. - Non-Sufficient Fund Check
Non-Sufficient Fund Check adalah komponen rekonsiliasi bank yang disebut juga cek kosong. Cek ini tidak akan tercatat di bank karena memang saldo perusahaan tidak mencukupi untuk membayar cek tersebut.
Untuk kasus semacam ini, bank tetap mengizinkan pencairan dan mengurangi rekening perusahaan. Sedangkan bagi perusahaan sendiri akan dimintai bayaran untuk proses pencairan. - izin betanya, saya RISMAPURWANTI dari kelompok 4.
” Mengapa perlu dilakukan rekonsiliasi bank ?
dan mengapa terkadang bisa terjadi perbedaan pencatatan ?”
JAWAB :
Rekonsiliasi bank sangat diperlukan bagi perusahaan karena untuk mengetahui hal berikut ini:
Perusahaan dapat mengetahui jumlah selisih dari saldo kas pada laporan bank yang berbeda dengan pembukuan perusahaan.
Untuk mengetahui penyebab-penyebab selisih saldo kas pada catatan bank dan perusahaan.
terkadang bisa terjadi perbedaan pencatatan sebab pihak perusahaan belum mencatat, apa yang sudah di catat pihak bank.
- Izin bertanya, saya Retna dari kelompok 8
Dalam menyusun rekonsiliasi bank, bagaimana cek yang beredar terhadap saldo rekonsiliasi bank?
JAWAB :
Cek yang masih beredar adalah cek yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan, namun belum dibayar oleh bank karena pemegang cek belum menguangkan cek tsb ke bank.
Adapun dalam laporan rekonsiliasi bank, cek yang masih beredar akan mengurangi saldo bank.
- izin bertanya kepada kelompok 5, nama saya Jamila dari kelompok 9
Apa penyebab perbedaan saldo dalam rekening bank dengan saldo kas menurut pencatatan entitas?
terimakasih
JAWAB :
penyebab pada umumnya, perbedaan antara saldo kas menurut catatan perusahaan dan catatan bank disebabkan oleh 2 (dua) faktor, yaitu :
a. Perbedaan Waktu Pengakuan
• Adanya setoran dalam perjalanan (deposit intransit), yaitu setoran yang dilakukan oleh perusahaan, tetapi pihak bank belum menerima, atau belum mengkredit rekening perusahaan. Akibatnya, saldo kas menurut bank terlalu rendah dibanding saldo kas yang benar.
• Cek yang belum diuangkan (outstanding check), yaitu cek yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai tanda pembayaran kepada pihak lain, tetapi pihak penerima belum menguangkan cek tersebut ke bank. Akibatnya bank belum mengetahui adanya pengeluaran oleh perusahaan, sedang perusahaan sudah mencatat adanya pengeluaran. Akibatnya saldo kas menurut bank terlalu besar dibandingkan dengan saldo kas yang benar.
• Tagihan piutang perusahaan yang dilakukan oleh bank (bank collections) tetapi pihak perusahaan belum menerima memo kredit dari bank. Akibatnya saldo kas menurut perusahaan terlalu rendah dibanding saldo kas yang benar.
• Biaya bank (bank charge)yang telah didebitkan ke rekening perusahaan di bank, tetapi perusahaan belum menerima surat pemberitahuan dari bank. Akibatnya, saldo kas menurut perusahaan terlalu besar dibanding saldo kas yang benar.
• Adanya cek kosong atau dana kurang, yaitu cek yang diterima oleh perusahaan dari langganannya sebagai penerimaan kas, tetapi setelah disetorkan ke bank ternyata cek tersebut tidak ada dananya atau kurang. Karena perusahaan telah mencatat cek tersebut sebagai penerimaan, saldo kas menurut perusahaan terlalu besar dibanding saldo kas yang benar.
b. Kesalahan Pencatatan oleh Bank atau oleh Perusahaan
Kesalahan pencatatan yang terjadi pada bank atau pada perusahaan. Akibat yang terjadi karenakesalahan ini berbeda-beda tergantung pada jenis kesalahan yang ada.
Namun ada beberapa faktor yang menyebabkan perbedaan antara saldo menurut Laporan Bank (Rekening Koran) dengan saldo menurut Buku Kas perusahaan, antara lain :
- Bank belum mencatat transaksi
- Perusahaan belum mencatat transaksi
- izin bertanya, Saya Thariza Yuniar dari Kelompok 4
Jika terjadi kesalahan pencatatan di bank, bagaimana prosedur mengembalikan kas tersebut, jika sudah di lakukan rekonsiliasi bank?
JAWAB :
apabila Kesalahan Pencatatan :
Jika saat melakukan proses rekonsiliasi, Anda tidak menemukan kesalahan-kesalahan seperti di atas, kemungkinan kesalahan terjadi karena kesalahan pencatatan di buku perusahaan atau buku bank. Hal ini dapat menyebabkan penambahan atau pengurangan saldo di buku perusahaan atau buku bank. Namun apabila setelah dilakukan identifikasi tidak ditemukan penyebab perbedaan saldo, maka terdapat indikasi penggelapan kas.