QnA Laporan Keuangan (laporan laba rugi dan Arus kas)

Dosen Pengampu Purwati Widiastuti

Moderator Ela meisarah

oke teman2, tdi kelompok 3 teori dan praktek sudah menampilkan video dan penjelasan nya.
untuk itu saya buka sesi tanya jawab, silahkan yang ingin bertanya boleh menuliskannya di komentar ini

Pertanyaan 1 dari verli arlita

saya verli arlita dari kelompok 4 izin bertanya kepada kelompok 3. Mengapa pendapatan dan biaya pada laporan laba-rugi tidak mencerminkan arus kas masuk dan keluar yang terjadi pada suatu periode?

Jawaban dari berlianta Silviana. g dan Sukma Ramadani

Karena pada Laporan laba rugi hanya memuat akun pendapatan dan beban. Sedangkan arus kas di laporkan pada Laporan Arus Kasizin menjawab pertanyaan Verli, bahwasanya pendapatan dan biaya mencerminkan arus kas masuk dan keluar yang mana terklasifikasi dalam aktivitas operasi perusahaan

Pertanyaan 2 dari Arien achsin

Tanya_ Izin bertanya, Saya Arien Achsin dari klp 2. Apakah terdapat pengecualian pada pembuatan Laporan Arus Kas bagi perusahaan yang sedang dalam tahap pertumbuhan? Jika ada, apa bedanya dengan Laporan Arus Kas yang umum dan bagaimana cara kerjanya?

Jawaban dari berlianta Silviana

Laporan arus kas umumnya tidak melihat apakah perusahaan sedang bertumbuh ataupun sedang dalam masa krisis. Pada Laporan arus kas, di sajikan arus kas yang benar2 terjdi di perusahaan.

Pertanyaan 3 dari pretty

Tanya_saya pretty dari kelompok 11 apakah kekurangan dan kelebihan dari format penyajian bertahap dan format satu tahap? mana yang lebih baik perusahaan pakai?

Jawaban dari berlianta Silviana Gani dan Sukma Ramadani

Jawaban berlianta Kelebihan format setahap adalah laporan mudah dimengerti dan mudah dipahami oleh pembaca, namun tidak memuat rincian akun2 yg terkait. Sedangkan kelebihan format berthap kita dapat mengetahui secara detail dari mana nominal angka yg tersaji, namun kelemahannya adalah pembaca sedikit sulit memahami karena tersedia banyak akun di dalamnya. Kalau menurut kelompok saya, format bertahap lebih baik digunakan karena lebih rinci. Namun nanti kembali kpd kebijakan perusahaan, mau menggunakan form yg mana, tentunya dgn berbagai pertimbangan.

Jawaban sukma izin menjawab pertanyaan pretty laoli Laporan laba/rugi multiple step berisi Informasi yang disampaikan lebih detail karena memuat semua unsur yang dibutuhkan. Dan laporan laba/rugi single step lebih simple dan mudah dimengerti. Alasan suatu perusahaan menggunakan bentuk laporan single step ini biasanya karena formatnya lebih sederhana dan mudah dibaca. Selain itu, penggunaan laporan dalam bentuk single step ini karena perusahaan belum menyadari adanya laba

Pertanyaan 4 dari Siska Aulia

Izin bertanya kepada kelompok 3,Mengenai Laporan Laba rugi apakah terdapat perbedaan antara laporan laba rugi di dalam perusahan Jasa, Dagang dan manufaktur, Jika ada tolong jelaskan dimana letak perbedaannya?

Jawaban dari berlianta Silviana Gani

Ada terdapat beberapa perbedaan karena beberapa faktor. Penjelasannya sebagai beriku.
Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur memiliki perhitungan harga pokok penjualan yang lebih komplek ketimbang perusahaan dagang. Harga pokok penjualan milik perusahaan manufaktur melibatkan beberapa persediaan mulai dari bahan baku, persediaan dalam proses hingga persediaan barang jadi. Hal ini dikarenakan perusahaan manufaktur mengolah bahan mentah menjadi produk jadi sehingga persediaannya juga lebih kompleks.

Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa berbeda dengan perusahaan manufaktur. Perusahaan jasa memiliki laporan keuangan yang mirip dengan perusahaan dagang hanya saja tidak memiliki persediaan barang dagang dalam laporan neracanya. Bentuk dari produknya merupakan layanan sehingga tidak memiliki wujud layaknya produk dari perusahaan dagang maupun manufaktur.

Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang tidak memiliki persediaan yang rumit layaknya perusahaan manufaktur. Perusahaan dagang dalam menghitung harga pokok penjualannya hanya membutuhkan laporan stock opname dari persediaan barang dagang yang dimilikinya. Perusahaan dagang juga tidak mengenal persediaan bahan baku maupun persediaan barang dalam proses. Hal ini dikarenakan perusahaan dagang menjual produk yang siap dijual tanpa harus mengolah atau merubah produk tersebut.

Jawaban dari Sukma Ramadani

izin menjawab pertanyaan siska aulia, terdapat perbedaan antara laporan laba rugi pada perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur yaitu :
Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur

memiliki perhitungan harga pokok penjualan yang lebih komplek ketimbang perusahaan dagang. Harga pokok penjualan milik perusahaan manufaktur melibatkan beberapa persediaan mulai dari bahan baku, persediaan dalam proses hingga persediaan barang jadi. Hal ini dikarenakan perusahaan manufaktur mengolah bahan mentah menjadi produk jadi sehingga persediaannya juga lebih kompleks.

Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa berbeda dengan perusahaan manufaktur. Perusahaan jasa memiliki laporan keuangan yang mirip dengan perusahaan dagang hanya saja tidak memiliki persediaan barang dagang dalam laporan neracanya. Bentuk dari produknya merupakan layanan sehingga tidak memiliki wujud layaknya produk dari perusahaan dagang maupun manufaktur.

Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang tidak memiliki persediaan yang rumit layaknya perusahaan manufaktur. Perusahaan dagang dalam menghitung harga pokok penjualannya hanya membutuhkan laporan stock opname dari persediaan barang dagang yang dimilikinya. Perusahaan dagang juga tidak mengenal persediaan bahan baku maupun persediaan barang dalam proses. Hal ini dikarenakan perusahaan dagang menjual produk yang siap dijual tanpa harus mengolah atau merubah produk tersebut.

Pertanyaan 5 dari intan setia Ratna sari

saya Intan Setia Ratnasari dari kelompok 10 ingin bertnya, dalam perusahaan lebih efektif menggunakan laporan laba/rugi bertahap atau laporan laba/rugi satu tahap, apa alasannya? dan dari 2 laporan laba/rugi tersebut perusahaan apa sama yang cocok untuk menggunakan laporan laba/rugi bertahan dan laporan laba/rugi satu tahap?

Jawaban dari berlianta Silviana Gani dan Sukma Ramadani

saya Intan Setia Ratnasari dari kelompok 10 ingin bertnya, dalam perusahaan lebih efektif menggunakan laporan laba/rugi bertahap atau laporan laba/rugi satu tahap, apa alasannya? dan dari 2 laporan laba/rugi tersebut perusahaan apa sama yang cocok untuk menggunakan laporan laba/rugi ber
JAWAB:
Laporan laba rugi bertahap lebih dianjurkan karena lebih rinci.
Laporan laba rugi bertahap lebih dianjurkan untuk Perusahaan manufaktur karena memiliki perhitungan harga pokok penjualan yang lebih komplek ketimbang perusahaan dagang.
Sedangkan Laporan laba rugi setahap baik digunakan untuk perusahaan jasa karena pada perusahaan jasa memiliki laporan keuangan yang mirip dengan perusahaan dagang hanya saja tidak memiliki persediaan barang dagang dalam laporan neracanya. Bentuk dari produknya merupakan layanan sehingga tidak memiliki wujud layaknya produk dari perusahaan dagang maupun manufaktur.

Pertanyaan 6 dari bening damayanti

Izin bertanya, saya Bening Damayanti Nurjanah dari kelompok 9
Laporan laba/rugi : pada contoh kelompok 3 tertulis bahwa beban listrik termasuk dalam beban administrasi ? mengapa demikian bukankah beban listrik termasuk dalam beban operasional perusahaan ? Laporan arus : apa kelebihan dan kekurangan dalam penyususan arus kas dengan metode langsung dan tidak langsung ? dan saat ini perusahaan lebih banyak menggunakan metode apa dalam penyusunan laporan arus kas itu ?

Jawaban dari Adam

Beban listrik yang di gunakan oleh kantor (bukan pabrik) termasuk dalam beban operasional.
Untuk kelebihan penyusunan arus kas metode langsung adalah prosesnya lebih cepat namun kelemahannya adalah tidak sedetail metoda tdk langsung dan resiko terjadi kesalahan lebih besar. Kelebihan dan kekurangan metode metode tdk langsung berbanding terbalik dengan metode langsung yaa.
untuk saat ini menurut kelompok kami, metode yang banyak di gunakan adalah metode tdk langsung, karena lebih rinci dan estimasi terjdi kesalahan lebih kecil

Pertanyaan 7 dari bernanda dirgahayu purba

selamat siang teman-teman
saya bernanda dirgahayu purba dari kelompok 13 ingin bertanya pada kelompok 3
jadi, laporan arus kas memiliki 2 metode yaitu langsung dan tidak langsung
pertanyaan saya: di perusahaan perkebunan metode mana yang sering dipakai?
dan apa-apa saja yang harus diperhatikan dalam tiap metode tersebut?
terimakasih

Jawaban dari Sukma Ramadani

Izin menjawab pertanyaan dari bernanda
pada perusahaan perkebunan lebih sering menggunakan metode ttidak langsung, contohnya yang dipakai oleh PTPN II, PTPN IV, PTPN X, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia tbk, dsb

Yang harus diperhatikan dari kedua metode tersebut ialah hal hal yang termasuk kedalam aktivitas pendaan, investasi, dan operasional perusahaan, untuk metode tidak langsung juga harus diperhatikan laporan arus kas dari tahun sebelumnya

Pertanyaan 8 dari Novri ramadhari Siregar

Saya Novri Ramadhani Siregar dari kelompok 10, izin bertanya kepada kelompok 3, Berdasarkan apa pembagian klasifikasi pada laporan arus kas?

Jawaban dari m. Didik wahyu.k

izin menjawab pertanyaan dari Novri Ramadhani Siregar,
Klasifikasi arus kas yaitu arus kas aktivitas operasi, arus kas aktivitas investasi dan arus kas aktivitas pendanaan.

a. Arus kas aktivitas operasi
Klasifikasi arus kas berdasarkan aktivitas operasi merupakan Arus kas operasi merupakan aktivitas penghasil utama pendapatan entitas dan aktivitas lain yang bukan merupakan aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan yaitu kegiatan utama atau kegiatan operasional badan usaha tersebut
Adapun arus kas masuk lainnya yang berasal dari kegiatan operasional misalnya :

  1. Penerimaan tunai dari langganan yang merupakan hasil dari penjualan barang dan jasa.
  2. Penerimaan tunai dari langganan yang merupakan pendapatan bunga atas piutang yang ada.
  3. Penerimaan retur (pengembalian dana) dari suplier

Arus kas keluar misalnya :

  1. Kas yang dibayarkan untuk pembelian barang dan jasa yang akan dijual.
  2. Pembayaran hutang dan bunga atas hutang-hutang perusahaan tersebut baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang.
  3. Pembayaran pajak penghasilan pada pemerintah atas keuntungan yang diperoleh perusahaan dan pembayaran kewajiban serta denda lainnya.
  4. Pembayaran gaji, juga seluruh pembayaran tunai yang tidak berasal dari transaksi investasi atau pendanaan seperti pengembalian dana kepada langganan dan sumbangan, pembayaran tuntutan di pengadilan dan lainnya.

b. Arus kas aktivitas investasi
Klasifikasi arus kas berdasarkan aktivitas investasi adalah aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas yang ditujukan untuk perolehan dan pelepasan aset tetap sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan.
Aktivitas investasi meliputi siklus kegiatan jangka panjang yang mempengaruhi investasi dalam aktiva tetap, juga investasi serta pemberian dan penagihan pinjaman kepada perusahaan lainnya. Arus kas masuk terjadi bila kas diterima dari hasil atau pengubahan investasi yang dilakukan sebelumnya.
Adapun arus kas masuk dari aktivitas investasi misalnya dari :

  1. Hasil penjualan aktiva tetap dan aktiva tak berwujud serta aktiva produktif lainnya (tidak termasuk persediaan).
  2. Hasil penjualan surat berharga baik surat berharga yang merupakan investasi maupun milik sendiri sperti saham.
  3. Hasil penagihan pinjaman jangka panjang yang merupakan kegiatan investasi dan tidak termasuk bunga.
  4. Arus kas keluar dari aktivitas investasi misalnya dari pembayaran untuk pembelian aktiva tetap dan aktiva tidak berwujud
  5. Pemberian pinjaman pada entitas lainnya berupa aktiva tetap.

c. Arus kas aktivitas pendanaan
Menurut Standar Akuntansi Keuangan (2007) arus kas pendanaan meliputi:

  1. Penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya
  2. Pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik atau menebus
  3. saham perusahaan.
  4. Penerimaan kas dari emisi obligasi ,pinjaman, wesel , hipotek , dan pinjaman
  5. lainnya.
  6. Pembayaran kas oleh penyewa guna usaha (lesee) untuk mengurangi saldo kewajiban yang berkaitan dengan sewa guna usaha pembiayaan (financial lease)

Arus kas masuk dari kegiatan pendanaan misalnya adalah :

  1. Pengeluaran surat berharga berupa saham
  2. Menerbitkan surat hutang jangka panjang berupa obligasi dan wesel bayar jangka panjang.
  3. Pengeluaran hipotek dan lainnya.

Arus kas keluar misalnya :

  1. Pembayaran deviden dan pembagian lainnya yang diberikan pada pemegang saham
  2. Pembayaran atas pembelian/pemilikan kembali saham (treasury stock) dan obligasi
  3. Pembayaran hutang pokok dana yang dipinjam kecuali bunga karena termasuk kegiatan operasi.

Pertanyaan 9 dari Oktaviani

saya OKTAVIANI, Izin bertanyak kepada kelompok 3
Secara umum terdapat 2 bentuk laporan laba rugi dalam penyusunan laporan keuangan suatu entitas. Yg saya tanyakan.
Sebetkan kelemahan dan kelebihan dalam single step dan multiple step jika ada. Dari 2 bentuk laporan laba rugi manakah yang sering digunakan di dalam perusahan perkebuman. Dan berikan alasannya. terimakasih

Jawaban dari m. Didik wahyu.k

saya OKTAVIANI, Izin bertanyak kepada kelompok 3
Secara umum terdapat 2 bentuk laporan laba rugi dalam penyusunan laporan keuangan suatu entitas. Yg saya tanyakan.
Sebetkan kelemahan dan kelebihan dalam single step dan multiple step jika ada. Dari 2 bentuk laporan laba rugi manakah yang sering digunakan di dalam perusahan perkebuman. D
izin menjawab :
Lap l/r single step : Lebih simple dan mudah dimengerti karena pendapatan yang ada dijumlahkan semua lalu dikurangi semua biaya-biaya/beban-beban yang telah dijumlahkan.
Lap l/r multiple step : Informasi yang disampaikan lebih detail karena memuat semua unsur yang dibutuhkan karena pendapatan dan beban dipisahkan antara pendapatan&biaya/beban operasional dengan pendapatan&biaya/beban non-operasional.
Laporan laba rugi adalah salah satu bentuk dari jenis laporan keuangan dalam satu perusahaan baik itu perusahaan jasa, perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur. Laporan laba rugi ini memiliki struktur yang berbeda-beda tergantung bentuk dari perusahaannya. Salah satu contoh laporan laba rugi pada perusahaan jasa, biasanya pada perusahaan jasa secara garis besar terdiri dari pendapatan jasa serta beban yang terjadi pada periode tersebut.
Selain itu, pada perusahaan dagang juga, secara garis besar tentu terdiri dari melakukan penjualan dengan harga pokok penjualan serta biaya dan beban yang terjadi pada periode tersebut.
Dari masing-masing perusahaan tersebut tentu memiliki isi laporan laba rugi yang berbeda, namun tetap memiliki satu tujuan yaitu menyajikan laporan keuangan usahanya. Karena itu apapun jenis perusahaannya, mereka harus memiliki 4 hal ini dalam laporan laba ruginya.

  1. Laba kotor
  2. Laba bersih
  3. Laba operasi
  4. Laba sebelum pajak

Pertanyaan 10 dari beni Julian

Saya Beni Julian dari kelompok 2 ingin bertanya kepada kelompok 3.
Ada 2 pertanyaan, yaitu :

  1. Seberapa penting laporan arus kas ?
    Apakah jika laporan arus kas tidak dibuat akan berdampak kepada laporan keuangan yang lain ?
  2. Bagaimana analisis laporan arus kas apabila arus kas negatif ?

Jawaban dari Sukma Ramadani

izin menjawab pertanyaan Beni Julian

  1. peran penting arus kas:
    Mengontrol Kondisi Keuangan Secara Rutin
    Memudahkan Pengambilan Keputusan Bisnis
    Mengetahui Perbedaan Laba Bersih dengan Arus Kas Bersih
    Mengelola Utang dengan Baik
    Melihat Posisi Keuangan Menjadi Lebih Mudah
    Menjadi Poin untuk Menilai Perusahaan
    Perencanaan Masa Depan

Jika laporan arus kas tidak dibuat tidak berdampak pada laporan keuangan lainnya, tetapi alangkah baiknya jika perusahaan membuat laporan arus kas karena akan berdampak pada proses pengambilan keputusan dan kelangsungan perusahaan.

  1. Apabila arus kas operasi negatif dan ini berlangsung terus menerus, maka perusahaanharus memperbaiki cash cycle-nya (seperti mempercepat penagihan piutang ataumemperlambat pelunasan hutang dagang) atau menutupinya dengan menjual fixed asset ataujuga meminta pendanaan yaitu bisa dengan hutang bank atau setor modal baru.Tapi kalau arus kas negatif disini ialah arus kas keseluruhan (setelah dikonsolidasikegiatan operasi, investasi dan pendanaan) selama perusahaan masih punya cadangan kasdari periode lalu yang mencukupi maka tidak masalah, tetapi kalau tidak cukup maka diaharus memperoleh pendanaan baru (hutang bank ataupun pemilik nambah setoran modal)

Pertanyaan 11 dari beni Hariadi

saya Beni Hariadi ingin bertanya, bagaimana dampak nya jika laporan arus kas tidak dibuat ? terimakasih

Jawaban dari Laila Ani Safitri

Jawab_ Beni Hariadi
Setiap perusahaan memiliki laporan arus kas. Biasanya, laporan tersebut mencatat sejumlah transaksi yang terjadi baik pengeluaran maupun pendapatan. Laporan ini biasanya disusun secara berurutan dan sistematis.

Peran laporan keuangan dalam sebuah perusahaan sangat penting. Bisa dibilang, laporan ini memegang peranan vital dalam mendukung kemajuan sebuah perusahaan. Selain itu, ada manfaat lainnya yang bisa didapat dari adanya laporan tersebut.

Pertanyaan 12 dari Siti barokah

TANYA_saya siti barokah dari perwakilan kelompok 1 jika sudah dibuka sesi tanya jawab saya ingin bertanya kepada kelompok materi apakah yang dimaksudtransaksi feriferal perusahaan? dan apa saja contohnya?

Jawaban dari Sukma Ramadani

Izin menjawab pertanyaan dari Siti Barokah : Periferal (menyatakan sesuatu yang bersifat sampingan, tidak merupakan hal utama) atau insidental pada suatu entitas dari transaksi yang lain dan kejadian serta situasi lain yang mempengaruhi entitas kecuali yang dihasilkan dari pendapatan atauinvestasi pemilik.
Periferal atau insidental :misalnya penjualan investasi dalam surat-surat berharga,penjualan aset tetap, pelunasan utang obligasi sebelum jatuh tempo

Pertanyaan 13 dari qatrun nada nadifa

saya Qatrun Nada dari kelompok 5 ingin bertanya kepada kelompok 3, untuk laporan laba rugi dan arus kas apakah termasuk pemeriksaan oleh audit, jika iya apakah diperiksa oleh audit internal apa eksternal. terimakasih

Jawaban Sukma Ramadani

Menjawab pertanyaan Qatrun, yang menurut yang kami ketahui laporan laba rugi dan laporan arus kas termasuk ke dalam laporan keuangan. Yang mana laporan keuangan perlu untuk di audit, untuk auditing biasanya dilakukan oleh pihak independen. pihak yang dimaksud adalah auditor dari kantor akuntan publik yang berarti adalah pihak eksternal perusahaan

Diterbitkan oleh Merry Tri Wijayanti

Akuntan & singer:)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai